Mengatasi Nomor WA Sering Keblokir

Nomor diblokir WA

 lutfisyafii.com - Nomor WhatsApp bisa saja diblokir dari pusat layanan WA dikarenakan oleh beberapa alasan kebijakan. WhatsApp sendiri memang memiliki peraturan kebijakan dalam penggunaan aplikasi, ketika Anda dianggap melanggar maka nomor Anda akan diblokir untuk tidak dapat menggunakan kembali.

Nomor yang diblokir dari pusat layanan WhatsApp berbeda dengan nomor yang diblokir oleh operator seluler Anda. WhatsApp akan tetap bisa digunakan meski nomor tersebut sudah tidak aktif (diblokir dari operator seluler). Namun, berbeda jika nomor diblokir dari layanan WhatsApp. Anda tidak akan bisa menggunakan atau mendaftarkan ulang nomor tersebut yang sudah diblokir dari layanan WA.

Penyebab Nomor Diblokir Dari Layanan WhatsApp

  1. Menggunakan Gb WhatsApp atau WA mod sejenisnya.
  2. Melakukan Spam yang dilarang, seperti menyebarkan link phising atau tautan yang berbahaya.
  3. Melanggar kebijakan perdagangan, seperti layanan perjudian dengan uang nyata.
  4. Nomor Anda telah dilaporkan (report) mengenai alasan tertentu.

Mengatasi Nomor WA Sering Diblokir Dari Pusat Layanan WA

  • Gunakan Aplikasi WA resmi yang didukung.
  • Jangan gunakan WA Mod, WA Plus, GB WA dan lainnya.
  • Hapus/Uninstall WA Mod dan hapus data di dalam folder GB WA.
  • Reset ponsel ke pengaturan awal.
  • Jika masih belum bisa, hubungi pusat bantuan WhatsApp, atau membalas via email.
Saat nomor Anda diblokir dari WhatsApp, Anda akan mendapatkan email pemberitahuan yang dikirimkan ke email yang tertaut dengan akun Anda. Harap buka email tersebut dan baca isi pesannya mengenai pelanggaran yang telah Anda lakukan.

Jika memang merasa tidak melakukan pelanggaran, maka bisa mengirimkan email balasan. Jelaskan yang sebenarnya dan meminta agar dibuka blokirnya.
Email balasan WA

Saya tidak menjamin pasti berhasil dengan cara di atas, terlebih bila memang Anda sudah melakukan pelanggaran berat seperti spam, atau menggunakan aplikasi WhatsApp ilegal. Namun, tidak ada salahnya jika kalian mau berusaha.