Begini Cara Mengatasi Mesin Cuci LG Error PE

Mesin cuci LG dikenal sebagai salah satu perangkat rumah tangga yang banyak digunakan karena menawarkan berbagai fitur praktis untuk membantu pekerjaan mencuci sehari-hari. Meski begitu, seperti perangkat elektronik lainnya, mesin cuci tetap dapat mengalami gangguan dan menampilkan kode error tertentu.

Salah satu kode yang mungkin muncul adalah PE. Ketika kode ini tampil pada panel, mesin cuci dapat menghentikan proses pencucian secara tiba-tiba sehingga pengguna tidak dapat melanjutkan program seperti biasanya.

Kondisi tersebut tentu cukup mengganggu, terutama ketika masih ada banyak pakaian yang belum selesai dicuci. Namun, jangan langsung menganggap mesin mengalami kerusakan berat karena kode PE dapat dipicu oleh beberapa hal yang masih bisa diperiksa terlebih dahulu.

Dalam panduan ini, kita akan membahas cara mengatasi mesin cuci LG error PE secara bertahap. Pemeriksaan dimulai dari hal sederhana seperti kabel dan konektor, kemudian dilanjutkan ke selang sensor, sensor level air, hingga modul PCB apabila masalah belum berhasil ditemukan.

Memahami arti kode error sebelum membongkar mesin juga penting. Dengan mengetahui bagian yang berkaitan dengan kode PE, proses pemeriksaan dapat dilakukan dengan lebih terarah dan tidak perlu langsung mengganti komponen yang sebenarnya masih berfungsi.

Pastikan mesin dalam kondisi aman sebelum membuka bagian internal. Putuskan sumber listrik terlebih dahulu dan lakukan pemeriksaan secara hati-hati, terutama jika belum terbiasa menangani komponen elektronik.

Mari mulai dari mengenali arti kode PE dan mengetahui mengapa pesan tersebut bisa muncul pada mesin cuci LG.

Mengenal Apa Itu Kode Error PE pada Mesin Cuci LG

Mengatasi Mesin Cuci LG Error PE

Kode error PE pada mesin cuci LG berkaitan dengan Pressure Sensor Error, yaitu gangguan yang berhubungan dengan sensor tekanan atau sensor level air.

Sensor tersebut berfungsi membaca ketinggian air di dalam tabung selama mesin menjalankan proses pengisian. Informasi dari sensor kemudian diteruskan ke modul kontrol agar mesin dapat menentukan apakah jumlah air sudah sesuai dengan program yang dipilih.

Ketika sensor tidak memberikan informasi yang sesuai atau sinyalnya tidak dapat diterima oleh modul utama, sistem dapat menghentikan proses pencucian dan menampilkan kode PE pada panel.

Sistem ini dibuat sebagai bagian dari mekanisme pengaman. Mesin perlu mengetahui kondisi level air dengan benar agar proses pengisian tidak berjalan secara tidak terkendali dan program pencucian dapat berlangsung sesuai perintah.

Kode PE dapat dijumpai pada beberapa model mesin cuci LG, baik tipe Top Loading maupun Front Loading yang menggunakan sistem kontrol elektronik.

Karena setiap model dapat memiliki konstruksi dan konfigurasi komponen yang berbeda, posisi sensor serta prosedur pemeriksaannya sebaiknya disesuaikan dengan model mesin yang digunakan.

Memahami arti kode PE menjadi langkah awal sebelum melakukan pemeriksaan. Setelah mengetahui bahwa masalah berkaitan dengan sistem pendeteksi level air, pemeriksaan dapat diarahkan ke sensor, selang udara, kabel, konektor, dan rangkaian kontrol.

Cara Mengatasi Mesin Cuci Air Mengalir Terus dengan Mudah

Penyebab Utama Munculnya Kode Error PE

Kode PE tidak selalu berarti sensor water level langsung rusak. Ada beberapa kemungkinan lain yang dapat membuat sinyal dari sensor tidak terbaca dengan benar oleh modul kontrol.

Salah satu penyebab yang cukup umum adalah masalah pada komponen Water Level Sensor atau yang juga dikenal sebagai pressure switch. Sensor ini bekerja berdasarkan perubahan tekanan udara yang berasal dari selang kecil yang terhubung ke sistem tabung.

Selain sensor, kondisi selang udara juga perlu diperiksa. Selang yang bocor, retak, terlepas, atau tersumbat kotoran dapat membuat tekanan udara yang diterima sensor menjadi tidak sesuai.

Jalur kabel dan konektor juga tidak boleh dilewatkan. Kabel yang putus, soket longgar, atau konektor yang mengalami korosi dapat menyebabkan komunikasi antara sensor dan modul utama terganggu.

Kerusakan kabel akibat gigitan tikus juga patut diperiksa, terutama jika mesin ditempatkan di area yang memungkinkan hewan pengerat masuk ke bagian bawah atau belakang bodi.

Pada kasus tertentu, masalah dapat berasal dari modul PCB utama. Bagian ini bertugas mengolah berbagai informasi yang dikirimkan sensor, sehingga kerusakan pada jalur input sensor juga dapat memunculkan kode error.

Berikut ringkasan beberapa kemungkinan penyebab error PE yang dapat dijadikan acuan awal ketika melakukan pemeriksaan:

Penyebab Deskripsi Masalah
Sensor Rusak Komponen internal sensor mengalami gangguan, aus, atau tidak lagi memberikan pembacaan yang sesuai.
Kabel Putus Jalur komunikasi antara sensor dan PCB terganggu akibat kabel putus atau mengalami kerusakan.
Selang Bocor Selang udara menuju sensor mengalami kebocoran, retak, terlepas, atau tersumbat.
Soket Longgar Koneksi kabel pada sensor atau modul tidak terpasang dengan kuat sehingga sinyal tidak tersalurkan dengan baik.
Modul PCB Terjadi gangguan pada rangkaian utama yang bertugas menerima dan mengolah data dari sensor.

Tabel tersebut dapat digunakan sebagai panduan awal untuk mempersempit sumber masalah. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan dari bagian yang paling mudah dijangkau sebelum masuk ke komponen elektronik yang lebih kompleks.

Jangan langsung membeli sensor baru hanya karena kode PE muncul. Periksa terlebih dahulu kabel, konektor, dan selang udara karena masalah pada bagian tersebut dapat menghasilkan gejala yang serupa.

Jika semua pemeriksaan dasar sudah dilakukan tetapi error tetap muncul, barulah pemeriksaan dapat dilanjutkan ke sensor water level dan modul kontrol.

Persiapan Alat untuk Melakukan Pemeriksaan

Sebelum mulai memeriksa bagian internal mesin cuci LG, siapkan beberapa peralatan dasar agar proses pengecekan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Tidak diperlukan peralatan bengkel yang terlalu lengkap untuk pemeriksaan awal, terutama jika masalahnya hanya berasal dari kabel, konektor, atau selang sensor.

Obeng plus (+) dan obeng minus (-) menjadi alat utama untuk membuka baut pada panel atau penutup mesin. Gunakan ukuran obeng yang sesuai agar kepala baut tidak mudah rusak ketika dilepas.

Tang lancip juga cukup membantu ketika harus melepas klem selang atau mengambil konektor yang posisinya berada di area sempit. Tarik konektor melalui bagian rumah soketnya, bukan langsung menarik kabel.

Jika tersedia, siapkan multimeter untuk membantu memeriksa kontinuitas kabel dan kondisi jalur listrik. Alat ini akan berguna ketika pemeriksaan visual belum dapat memastikan apakah sebuah kabel masih tersambung dengan baik.

Cairan pembersih kontak elektrik dapat disiapkan untuk membersihkan konektor yang mengalami oksidasi ringan. Ampelas halus juga dapat digunakan secara hati-hati pada bagian logam yang berkarat, selama tidak mengikis atau merusak terminal konektor.

Pastikan area kerja memiliki penerangan yang cukup. Ruang yang terang akan memudahkan proses melihat kabel kecil, soket, selang sensor, serta tanda-tanda kerusakan yang mungkin tidak terlihat pada pandangan pertama.

Letakkan baut dan komponen kecil yang dilepas pada wadah khusus agar tidak tercecer. Kebiasaan sederhana ini akan memudahkan proses pemasangan kembali setelah pemeriksaan selesai.

1. Mematikan Aliran Listrik dan Air

Keselamatan harus menjadi prioritas sebelum membuka casing mesin cuci. Kode PE memang berkaitan dengan sistem sensor, tetapi pemeriksaannya dapat membawa kita ke area yang memiliki kabel dan rangkaian listrik.

Cabut kabel power dari stop kontak dan pastikan mesin benar-benar tidak mendapatkan aliran listrik. Jangan hanya mengandalkan tombol Power karena tombol tersebut tidak selalu memutus seluruh sumber tegangan dari rangkaian internal.

Jika mesin menggunakan sambungan air dari keran, tutup keran tersebut terlebih dahulu. Langkah ini mencegah air terus mengalir apabila selang atau sambungan perlu dilepas selama pemeriksaan.

Pastikan area di sekitar mesin dalam kondisi kering sebelum melanjutkan pekerjaan. Jika terdapat genangan air, bersihkan terlebih dahulu dan jangan menyentuh komponen listrik dengan tangan basah.

Setelah mesin tidak terhubung dengan listrik dan suplai air sudah ditutup, tunggu beberapa saat sebelum membuka panel. Kondisi ini membuat proses pemeriksaan menjadi lebih aman dan memberi kesempatan bagi sisa energi listrik pada rangkaian untuk berkurang.

2. Memeriksa Kabel Menuju Sensor Pressure Switch

Setelah kondisi mesin dipastikan aman, pemeriksaan dapat dimulai dari jalur kabel yang terhubung ke sensor level air. Bagian ini relatif mudah diperiksa karena kerusakan fisik pada kabel terkadang dapat langsung terlihat.

Buka penutup bagian atas atau belakang mesin cuci menggunakan obeng yang sudah disiapkan. Lakukan secara perlahan dan simpan setiap baut pada tempat yang aman agar tidak tertukar saat casing dipasang kembali.

Cari komponen berbentuk kecil dan umumnya memiliki beberapa kabel yang terhubung padanya. Komponen tersebut merupakan sensor tekanan air atau pressure switch yang berkaitan dengan pembacaan level air.

Perhatikan seluruh jalur kabel yang menuju sensor. Cari tanda-tanda seperti isolasi terkelupas, kabel putus, bekas terbakar, atau bagian yang terlihat seperti pernah digigit hewan pengerat.

Kabel yang rusak akibat gigitan tikus cukup mudah terlewatkan karena kerusakannya terkadang berada di bagian yang tersembunyi. Periksa jalur kabel dari sensor menuju modul secara menyeluruh, bukan hanya bagian yang terlihat dari atas.

Jika ditemukan kabel terputus, jangan langsung menyambungkannya ketika mesin masih terhubung dengan listrik. Pastikan sumber listrik sudah dilepaskan sebelum melakukan perbaikan pada jalur kabel.

Untuk kabel yang memang perlu diperbaiki, sambungan harus dibuat dengan kuat dan kemudian diberi isolasi listrik yang sesuai. Hindari menyisakan bagian konduktor terbuka karena dapat menyebabkan hubungan arus pendek.

Setelah diperbaiki, rapikan kembali jalur kabel agar tidak terjepit oleh casing atau bergesekan dengan bagian mesin yang bergerak. Posisi kabel yang rapi juga membantu mencegah kerusakan berulang pada penggunaan berikutnya.

3. Membersihkan Soket dan Konektor Sensor

Jika kabel terlihat utuh, pemeriksaan berikutnya dapat diarahkan ke konektor. Masalah pada sensor tidak selalu disebabkan oleh komponennya; koneksi yang buruk juga dapat membuat sinyal sensor tidak diterima dengan baik oleh modul kontrol.

Kelembapan dan lingkungan yang terlalu lembap dapat mempercepat proses oksidasi pada terminal logam. Dalam jangka panjang, permukaan konektor dapat berubah warna dan menimbulkan lapisan yang menghambat hubungan listrik.

Lepaskan soket yang terhubung ke sensor dengan hati-hati. Jangan menarik kabel secara langsung karena bagian terminal di dalam konektor dapat terlepas atau mengalami kerusakan.

Periksa pin logam pada konektor. Jika terlihat lapisan putih, kehijauan, atau kotoran yang menempel, bagian tersebut perlu dibersihkan sebelum soket dipasang kembali.

Gunakan cairan pembersih kontak elektrik yang sesuai untuk membantu membersihkan terminal. Jika menggunakan ampelas halus, lakukan dengan tekanan ringan agar lapisan logam tidak terkikis secara berlebihan.

Setelah konektor bersih dan kering, pasang kembali ke sensor. Pastikan soket masuk hingga terkunci dengan kuat sehingga tidak mudah terlepas akibat getaran mesin ketika beroperasi.

Koneksi yang longgar dapat menyebabkan sinyal sensor menjadi tidak stabil. Kondisi tersebut berpotensi membuat modul kontrol membaca informasi level air secara tidak tepat dan kode PE kembali muncul.

4. Memeriksa Selang Udara Pressure Switch

Jika kabel dan konektor sensor terlihat dalam kondisi baik, pemeriksaan berikutnya dapat diarahkan ke selang udara yang terhubung dengan pressure switch. Bagian kecil ini memiliki peran penting karena sensor membaca perubahan tekanan udara untuk menentukan kondisi level air di dalam tabung.

Selang yang tersumbat, retak, terlepas, atau mengalami kebocoran halus dapat membuat tekanan udara yang diterima sensor menjadi tidak sesuai. Akibatnya, modul kontrol bisa mendapatkan informasi yang salah dan kode PE tetap muncul pada panel mesin cuci.

Periksa selang dari kedua ujungnya, mulai dari bagian yang terhubung ke sensor hingga jalur yang menuju area tabung. Pastikan tidak ada bagian selang yang tertekuk atau terjepit oleh komponen lain.

Lepaskan selang dari sensor secara perlahan jika konstruksi mesin memungkinkan untuk melakukannya. Jangan menarik terlalu keras karena sambungan kecil pada sensor dapat ikut rusak.

Setelah selang dilepas, periksa bagian dalamnya untuk mencari kotoran, sisa deterjen, kerak, atau benda lain yang mungkin menghambat jalur udara.

Tiup selang secara perlahan untuk memastikan jalurnya tidak tersumbat. Hindari menggunakan tekanan udara yang terlalu kuat karena selang maupun sambungan kecil pada sistem sensor tidak dirancang untuk menerima tekanan berlebihan.

Periksa pula seluruh permukaan selang untuk mencari retakan atau lubang kecil. Kebocoran yang terlihat sepele tetap dapat memengaruhi tekanan udara dan membuat pembacaan sensor menjadi tidak akurat.

Jika selang sudah mengeras, retak, atau kondisinya terlihat tidak layak, penggantian menjadi pilihan yang lebih aman. Gunakan selang dengan ukuran dan karakteristik yang sesuai dengan komponen bawaan mesin.

Setelah pemeriksaan selesai, pasang kembali kedua ujung selang dengan posisi yang tepat. Pastikan sambungan cukup rapat sehingga udara tidak keluar ketika mesin mulai bekerja.

Selang yang terpasang longgar dapat menghasilkan gejala yang mirip dengan sensor rusak. Karena itu, pastikan bagian ini benar-benar diperiksa sebelum memutuskan untuk mengganti pressure switch.

Cara Mengetahui Sensor Water Level Rusak

Apabila kabel, konektor, dan selang udara sudah diperiksa tetapi kode PE masih muncul, kemungkinan masalah dapat mengarah pada water level sensor atau pressure switch itu sendiri.

Sensor bertugas mengubah perubahan tekanan menjadi informasi yang dapat diproses oleh modul kontrol. Jika komponen internal sensor mengalami kerusakan, informasi tersebut tidak akan diterima sebagaimana mestinya.

Pemeriksaan sensor dapat dilakukan menggunakan multimeter apabila memahami cara mengukur komponen tersebut. Pengukuran dapat membantu mengetahui apakah terdapat perubahan nilai pada terminal sensor sesuai mekanisme kerjanya.

Namun, hasil pengukuran tidak selalu mudah diinterpretasikan tanpa mengetahui spesifikasi sensor dan konfigurasi terminal yang digunakan pada model mesin tertentu.

Karena itu, jika belum memiliki pengalaman menggunakan multimeter untuk pemeriksaan komponen mesin cuci, sebaiknya jangan mengambil keputusan hanya berdasarkan satu hasil pengukuran.

Salah satu langkah yang lebih praktis adalah membandingkan sensor dengan komponen pengganti yang memang sesuai dengan model mesin. Pastikan kode part dan spesifikasinya benar sebelum melakukan penggantian.

Jangan membeli sensor hanya berdasarkan bentuk fisiknya. Beberapa sensor dapat terlihat serupa tetapi memiliki karakteristik dan konfigurasi terminal yang berbeda.

Gunakan komponen pengganti yang sesuai dengan nomor part atau rekomendasi untuk model mesin cuci LG yang digunakan. Pemilihan komponen yang tepat akan mengurangi risiko munculnya masalah baru setelah perbaikan.

Langkah Mengganti Sensor Water Level yang Baru

Jika hasil pemeriksaan mengarah pada kerusakan sensor dan komponen pengganti yang sesuai sudah tersedia, proses penggantian dapat dilakukan secara bertahap. Pastikan mesin tetap tidak terhubung ke listrik selama pekerjaan berlangsung.

  • Lepaskan baut atau pengunci sensor lama menggunakan obeng yang sesuai.
  • Cabut soket kabel dari sensor secara perlahan dengan memegang bagian konektornya.
  • Lepaskan selang udara yang terhubung ke bagian sensor dan pastikan tidak ada bagian selang yang tertinggal.
  • Pasang sensor baru pada posisi yang sama seperti komponen sebelumnya.
  • Hubungkan kembali selang udara dan pastikan sambungannya terpasang rapat.
  • Pasang soket kabel hingga masuk dan terkunci dengan baik.
  • Kencangkan kembali baut atau pengunci sensor agar posisinya tidak berubah ketika mesin bergetar.

Setelah sensor baru terpasang, periksa kembali semua sambungan sebelum menyalakan mesin. Pastikan tidak ada kabel yang tertarik, selang yang tertekuk, atau konektor yang belum terkunci.

Jangan langsung menutup seluruh casing sebelum pemeriksaan awal selesai. Dengan begitu, jika masih terdapat sambungan yang perlu diperiksa ulang, prosesnya tidak perlu mengulangi pembongkaran dari awal.

Setelah semua bagian dipastikan terpasang dengan benar, barulah lakukan pengujian untuk melihat apakah kode PE masih muncul. Jika error hilang dan mesin dapat menjalankan proses pengisian air secara normal, kemungkinan sumber masalah memang berada pada sensor sebelumnya.

Memeriksa Kemungkinan Kerusakan pada Modul PCB Utama

Jika sensor water level sudah diperiksa atau bahkan diganti tetapi kode PE tetap muncul, pemeriksaan berikutnya dapat diarahkan ke modul PCB utama. Komponen ini berfungsi sebagai pusat pengendali yang menerima dan mengolah data dari berbagai sensor di dalam mesin cuci.

Modul PCB dapat diibaratkan sebagai otak dari seluruh sistem. Informasi mengenai level air, kondisi pintu, motor, hingga program pencucian akan diproses melalui rangkaian ini sebelum mesin menjalankan perintah tertentu.

Kerusakan pada jalur input sensor level air dapat menyebabkan modul gagal membaca data yang dikirimkan oleh pressure switch. Akibatnya, sistem tetap menampilkan kode PE meskipun sensor dan selang udara berada dalam kondisi normal.

Sebelum melakukan pemeriksaan, pastikan mesin masih dalam kondisi tidak terhubung ke sumber listrik. Hindari menyentuh komponen elektronik secara langsung apabila tangan masih basah atau area kerja belum benar-benar kering.

Buka panel yang menutupi modul PCB dan lakukan pemeriksaan visual secara menyeluruh. Perhatikan apakah terdapat tanda-tanda kerusakan seperti komponen gosong, jalur PCB yang menghitam, atau bagian yang terlihat meleleh akibat panas berlebih.

Kapasitor yang menggembung juga perlu diperhatikan karena dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada rangkaian elektronik. Selain itu, periksa apakah terdapat bekas korosi akibat kelembapan atau cipratan air yang masuk ke area modul.

Perhatikan bagian soket yang terhubung ke sensor level air. Konektor yang longgar atau pin yang berkarat dapat menghambat komunikasi antara sensor dan modul kontrol.

Berbeda dengan pemeriksaan kabel atau selang, perbaikan PCB membutuhkan pengetahuan elektronika yang lebih mendalam. Kesalahan saat melakukan pengukuran atau penggantian komponen dapat menyebabkan kerusakan tambahan pada rangkaian.

Jika tidak memiliki pengalaman memperbaiki modul elektronik, sebaiknya hentikan pemeriksaan pada tahap ini dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan teknisi yang berpengalaman.

Cara Mengatasi Mesin Cuci Aqua Error E4

Melakukan Reset Mesin Cuci LG

Pada beberapa kasus, kode PE dapat muncul akibat gangguan sistem sementara atau kesalahan pembacaan yang terjadi sesaat. Sebelum memutuskan mengganti komponen yang lebih mahal, tidak ada salahnya mencoba melakukan proses reset.

Reset bertujuan untuk menghapus kondisi error sementara yang tersimpan pada sistem kontrol. Metode ini tidak selalu berhasil untuk semua kasus, tetapi cukup mudah dilakukan dan tidak memerlukan pembongkaran tambahan.

Cabut kabel power dari stop kontak dan biarkan mesin dalam keadaan mati selama beberapa menit. Waktu tunggu ini membantu memastikan sisa daya pada rangkaian elektronik berkurang secara bertahap.

Saat kabel masih terlepas, tekan dan tahan tombol Start/Pause selama kurang lebih lima detik. Langkah ini sering digunakan untuk membantu mengosongkan sisa muatan listrik yang masih tersimpan pada beberapa komponen elektronik.

Setelah menunggu sekitar lima hingga sepuluh menit, hubungkan kembali kabel ke sumber listrik. Nyalakan mesin dan perhatikan apakah kode PE masih muncul pada layar.

Jika mesin dapat berjalan normal setelah reset, kemungkinan gangguan hanya bersifat sementara. Namun, apabila kode error kembali muncul dalam waktu singkat, pemeriksaan komponen tetap perlu dilanjutkan.

Melakukan Pengujian Setelah Perbaikan

Setelah proses pemeriksaan atau penggantian komponen selesai dilakukan, jangan langsung menggunakan mesin untuk mencuci dalam jumlah banyak. Lakukan pengujian secara bertahap untuk memastikan seluruh sistem bekerja sebagaimana mestinya.

Periksa kembali setiap konektor, baut, dan selang yang sebelumnya dilepas. Pastikan semua bagian sudah terpasang dengan benar dan tidak ada kabel yang terjepit oleh casing.

Hubungkan mesin ke sumber listrik, lalu buka kembali aliran air yang sebelumnya ditutup. Perhatikan apakah terdapat kebocoran pada area sambungan selang atau bagian yang baru diperiksa.

Nyalakan mesin dan pilih program pencucian sederhana untuk pengujian awal. Fokus utama pada tahap ini adalah memastikan proses pengisian air dapat berlangsung tanpa memunculkan kode PE.

Amati apakah air masuk ke dalam tabung sesuai kebutuhan program. Jika sensor bekerja normal, mesin akan menghentikan pengisian air pada level yang sesuai dan melanjutkan proses pencucian berikutnya.

Biarkan mesin menyelesaikan satu siklus singkat sambil memperhatikan apakah muncul kode error baru. Dengarkan juga suara mesin untuk memastikan tidak ada bunyi yang tidak normal dari area sensor atau modul.

Jika seluruh proses berjalan lancar, kemungkinan besar sumber masalah sudah berhasil diatasi. Mesin dapat digunakan kembali seperti biasa setelah pengujian selesai.

Tanda-Tanda Perbaikan Berhasil

Setelah mesin diuji, terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa error PE memang sudah teratasi dengan baik.

  • Kode PE tidak lagi muncul saat mesin dinyalakan.
  • Proses pengisian air berlangsung normal tanpa berhenti mendadak.
  • Mesin dapat melanjutkan program pencucian hingga selesai.
  • Level air di dalam tabung sesuai dengan program yang dipilih.
  • Tidak terdapat kebocoran pada selang sensor maupun sambungan lainnya.
  • Panel kontrol merespons perintah pengguna secara normal.

Jika seluruh tanda tersebut muncul setelah perbaikan, kemungkinan besar sistem sensor level air telah kembali bekerja dengan baik dan komunikasi dengan modul kontrol berlangsung normal.

Sebaliknya, apabila kode PE masih muncul meskipun sensor, selang, kabel, dan konektor sudah diperiksa, fokus pemeriksaan sebaiknya diarahkan ke modul PCB atau komponen elektronik lain yang berkaitan dengan sistem pembacaan level air.

Posting Komentar

Dilarang spam
© Pemalang Otodidak. All rights reserved. Developed by Jago Desain