Penyebab dan mengatasi Mesin Cuci AQUA Berisik saat Memeras

Suara mesin cuci yang tiba-tiba berubah menjadi keras saat masuk tahap perasan memang cukup bikin khawatir. Apalagi ketika sebelumnya mesin bekerja normal, lalu saat putaran semakin cepat muncul suara gedebuk, getaran kuat, atau dengungan yang terdengar sampai ruangan sebelah.

Penyebab mesin cuci Aqua bunyi berisik saat memeras sebenarnya cukup beragam. Tidak semuanya menandakan kerusakan serius. 

Pakaian yang menumpuk di satu sisi, posisi mesin yang tidak rata, benda asing yang terselip, sampai komponen seperti bearing atau sistem suspensi yang mulai aus bisa menghasilkan suara yang hampir mirip.

Karena itu, jangan langsung membongkar mesin ketika mendengar suara aneh. Coba perhatikan kapan suara tersebut muncul dan seperti apa bunyinya. Dari karakter suara dan kondisi mesin saat berputar, sumber masalah biasanya bisa dipersempit.

Penyebab Mesin Cuci Aqua Berisik Saat Memeras


Tahap memeras atau spin merupakan kondisi ketika tabung berputar jauh lebih cepat dibandingkan saat mencuci. Karena kecepatannya tinggi, ketidakseimbangan kecil saja bisa menghasilkan getaran yang cukup besar.

Itulah sebabnya sebuah masalah yang tidak terdengar ketika mesin sedang mencuci dapat berubah menjadi suara keras begitu masuk ke tahap perasan.

Beberapa penyebab yang paling umum meliputi:

  • Distribusi pakaian tidak merata di dalam tabung.
  • Mesin tidak berdiri pada permukaan yang rata.
  • Kaki mesin kurang stabil atau bergeser.
  • Sistem suspensi atau peredam sudah melemah.
  • Bearing tabung mulai aus.
  • Ada benda asing yang tersangkut.
  • Sabuk penggerak atau pulley mengalami keausan pada model tertentu.
  • Ada bagian bodi atau komponen yang longgar sehingga ikut bergetar.

Menariknya, sumber suara tidak selalu berasal dari komponen yang rusak. Kadang penyebabnya justru sesederhana posisi mesin yang berubah beberapa sentimeter setelah digunakan dalam waktu lama.

1. Pakaian Menggumpal di Satu Sisi Tabung

Pakaian menggumpal di satu sisi tabung mesin cuci
Sumber: Bing Images

Ini adalah salah satu hal pertama yang layak diperiksa. Ketika pakaian basah berkumpul di satu sisi tabung, beratnya menjadi tidak seimbang. Pada kecepatan rendah mungkin tidak terlalu terasa, tetapi ketika masuk spin, ketidakseimbangan tersebut menghasilkan getaran yang jauh lebih kuat.

Suara yang muncul biasanya berupa benturan atau dentuman berulang. Semakin cepat tabung berputar, semakin keras pula bunyinya.

Masalah ini sering terjadi ketika mencuci satu barang berukuran besar, seperti selimut, jaket tebal, atau handuk dalam jumlah tertentu. Bahan tersebut dapat menyerap banyak air dan akhirnya menumpuk di satu sisi tabung.

Solusinya

Matikan atau jeda mesin, kemudian buka pintunya setelah tabung benar-benar berhenti. Rapikan kembali pakaian agar distribusinya lebih merata.

Untuk barang berukuran besar, ikuti kapasitas dan petunjuk pencucian yang direkomendasikan pada model mesin. Jangan memaksakan satu muatan terlalu berat hanya karena secara fisik masih muat masuk ke dalam tabung.

Jika setelah pakaian diratakan suara langsung hilang pada siklus berikutnya, kemungkinan besar tidak ada kerusakan serius pada komponen mesin.

Cara Mengatasi Error E1 Mesin Cuci Hisense yang Ampuh

2. Posisi Mesin Cuci Tidak Rata

Coba berdiri di depan mesin dan dorong sedikit bagian atasnya ke arah kanan dan kiri. Jika bodi terasa bergoyang atau salah satu sudutnya mudah terangkat, posisi mesin kemungkinan belum stabil.

Permukaan lantai yang miring dapat membuat tabung tidak bekerja dalam posisi ideal. Saat putaran rendah, efeknya mungkin hampir tidak terasa. Namun ketika memasuki putaran tinggi, getaran menjadi semakin jelas.

Ini juga dapat menjelaskan mengapa suara mesin tiba-tiba menjadi lebih keras setelah mesin dipindahkan ke tempat lain.

Cara Mengatasinya

Atur kaki mesin hingga seluruh bagian bawah menapak dengan kokoh. Jika tersedia, gunakan waterpass untuk membantu memastikan posisinya mendekati rata.

Setelah penyetelan selesai, coba goyangkan bodi secara perlahan. Mesin seharusnya tidak mudah bergerak atau bergoyang ketika ditekan dari beberapa sisi.

Periksa juga jarak antara mesin dengan dinding, lemari, atau benda lain. Bodi yang menyentuh dinding dapat menghasilkan suara benturan yang sebenarnya bukan berasal dari kerusakan internal.

3. Suspensi atau Peredam Tabung Mulai Lemah

Suspensi atau shock absorber mesin cuci rusak
Sumber: Bing Images

Tabung mesin cuci tidak dipasang begitu saja tanpa penyangga. Ada sistem suspensi yang membantu menahan gerakan tabung ketika motor berputar, terutama saat kecepatan meningkat.

Pada model tertentu, sistem tersebut menggunakan pegas dan komponen peredam. Setelah dipakai bertahun-tahun, bagian ini dapat mengalami keausan atau kehilangan kemampuan meredam gerakan seperti sebelumnya.

Salah satu tanda yang patut diperhatikan adalah tabung terlihat bergerak terlalu bebas ketika ditekan secara perlahan dalam kondisi mesin mati. Namun, pemeriksaan ini bukan satu-satunya cara untuk memastikan kerusakan karena desain suspensi dapat berbeda antara model mesin.

Apa yang Harus Dilakukan?

Periksa apakah terdapat pegas yang lepas, dudukan yang rusak, atau peredam yang terlihat aus. Jika komponen suspensi memang sudah rusak, penggantian sebaiknya menggunakan suku cadang yang sesuai dengan tipe mesin.

Hindari memberikan pelumas sembarangan pada komponen peredam. Tidak semua jenis suspensi dirancang untuk diperbaiki dengan cara tersebut.

4. Bearing Tabung Mulai Rusak

Bearing tabung mesin cuci Aqua rusak
Sumber: Bing Images

Kalau suara yang terdengar bukan lagi sekadar getaran, melainkan dengungan kasar yang semakin keras seiring naiknya kecepatan putaran, bearing patut dicurigai.

Bearing atau laher membantu poros tabung berputar dengan lancar. Komponen ini bekerja dalam kondisi yang cukup berat dan dapat mengalami keausan setelah penggunaan dalam jangka panjang.

Kerusakan bearing juga dapat berkaitan dengan masalah pada seal. Jika perlindungan terhadap air sudah tidak baik, kelembapan dapat mencapai area bearing dan mempercepat kerusakan.

Ciri yang Bisa Diamati

  • Terdengar suara mendengung atau gemuruh saat spin.
  • Suara semakin keras ketika kecepatan tabung meningkat.
  • Tabung terasa tidak normal ketika diputar dengan tangan.
  • Pada kondisi tertentu, terdapat kelonggaran pada poros tabung.

Jika beberapa tanda tersebut muncul bersamaan, sebaiknya jangan terus menggunakan mesin dengan beban berat. Kerusakan bearing yang dibiarkan dapat memengaruhi komponen lain di sekitar poros.

Penggantian bearing biasanya bukan pekerjaan sederhana karena akses komponennya bergantung pada konstruksi mesin. Pada model tertentu, tabung perlu dibongkar cukup jauh untuk mencapai bearing.

5. Ada Benda Asing yang Tersangkut

Pernah menemukan suara seperti kletek-kletek atau benda kecil yang beradu ketika mesin berputar? Jangan langsung menyalahkan bearing.

Koin, peniti, kawat bra, baut kecil, atau benda lain yang tertinggal di saku pakaian dapat masuk ke bagian mesin yang tidak seharusnya.

Suara akibat benda asing biasanya lebih tidak beraturan. Kadang terdengar ketika tabung berputar pada posisi tertentu, kemudian hilang lagi ketika posisi benda berubah.

Cara Memeriksanya

Matikan mesin dan cabut steker terlebih dahulu. Periksa bagian yang memang dapat diakses tanpa membongkar komponen utama, termasuk filter atau area pompa pada model yang memilikinya.

Untuk mesin bukaan atas, gunakan lampu untuk melihat area dasar tabung melalui lubang-lubang yang tersedia. Jangan memasukkan benda tajam secara paksa hanya untuk mengambil sesuatu yang tersangkut.

Pencegahan paling sederhana adalah memeriksa saku pakaian sebelum mencuci. Untuk pakaian dengan aksesori kecil atau bagian yang mudah terlepas, gunakan laundry bag.

6. V-Belt atau Pulley Bermasalah

Pada mesin cuci yang menggunakan sistem penggerak sabuk, suara berisik juga bisa berasal dari drive belt atau pulley.

Sabuk yang sudah aus, retak, terlalu longgar, atau tidak sesuai dapat menimbulkan suara decitan ketika motor memberikan tenaga untuk memutar tabung. Pulley yang longgar atau mengalami kerusakan juga dapat menghasilkan getaran.

Namun, tidak semua mesin cuci Aqua menggunakan sistem penggerak yang sama. Karena itu, pemeriksaan bagian ini hanya berlaku pada model yang memang menggunakan mekanisme tersebut.

Tanda yang Perlu Diperhatikan

  • Terdengar suara mencicit ketika tabung mulai berputar.
  • Ada serbuk karet di sekitar area sabuk.
  • Sabuk terlihat retak atau permukaannya mengeras.
  • Pulley tampak tidak stabil ketika diperiksa dalam kondisi mesin mati.

Jika sabuk memang rusak, gunakan pengganti dengan ukuran dan spesifikasi yang sesuai. Jangan memilih hanya berdasarkan panjang yang terlihat mirip.

7. Ada Baut atau Bagian Bodi yang Longgar

Terkadang sumber suara justru bukan bagian mekanis utama. Getaran yang kuat saat spin dapat membuat baut, panel, atau bagian casing yang kurang kencang menghasilkan bunyi bergetar.

Suara biasanya terdengar seperti rattle atau getaran logam tipis. Cobalah perhatikan apakah suara berubah ketika bagian tertentu pada bodi disentuh atau ditahan dengan tangan saat mesin tidak sedang beroperasi.

Tentu saja, jangan menyentuh bagian dalam mesin ketika sedang berputar. Pemeriksaan harus dilakukan setelah mesin dimatikan dan sumber listrik dilepas.

Jika menemukan baut yang longgar, kencangkan secukupnya. Jangan terlalu kuat karena beberapa bagian casing menggunakan material plastik yang dapat retak.

Membedakan Suara Berdasarkan Jenisnya

Supaya diagnosis tidak sekadar menebak, perhatikan karakter suaranya. Cara sederhana ini sering membantu menentukan bagian mana yang perlu diperiksa terlebih dahulu.

Jenis suara Kemungkinan penyebab Hal pertama yang diperiksa
Gedebuk berulang Beban tidak seimbang atau suspensi Distribusi pakaian dan posisi mesin
Dengungan kasar Bearing atau bagian mekanis Putaran tabung saat mesin mati
Kletek-kletek Benda asing Filter dan area yang mudah diakses
Decitan Sabuk penggerak pada model tertentu Kondisi belt dan pulley
Getaran bodi Leveling atau bagian casing longgar Kaki mesin dan jarak dari dinding

Tabel tersebut bukan alat diagnosis mutlak. Satu jenis suara dapat muncul dari lebih dari satu penyebab. Gunakan karakter bunyi hanya sebagai petunjuk awal sebelum pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah Pemeriksaan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Jika mesin masih dapat digunakan tetapi mulai mengeluarkan suara aneh, lakukan pemeriksaan dari yang paling sederhana terlebih dahulu.

  1. Hentikan mesin dan cabut steker.
  2. Periksa apakah pakaian menumpuk di satu sisi.
  3. Pastikan mesin berdiri kokoh dan tidak bergoyang.
  4. Periksa apakah bodi menyentuh dinding atau benda di sekitarnya.
  5. Periksa area filter dan bagian yang memang dapat diakses pengguna.
  6. Putar tabung secara perlahan dengan tangan untuk merasakan apakah ada suara atau hambatan yang tidak normal.
  7. Jika tersedia dan aman untuk diperiksa, lihat kondisi bagian penggerak sesuai konstruksi mesin.

Setelah pemeriksaan dasar selesai, lakukan satu kali uji tanpa muatan berat. Perhatikan apakah suara masih muncul dan pada tahap mana bunyi tersebut mulai terdengar.

Catatan kecil seperti “bunyi muncul saat tabung mulai berputar”, “semakin keras pada putaran tinggi”, atau “hanya muncul ketika cucian berat” akan sangat membantu ketika berkonsultasi dengan teknisi.

Kapan Mesin Cuci Perlu Dibawa ke Teknisi?

Tidak semua suara berisik harus dibongkar sendiri. Ada beberapa kondisi yang lebih aman ditangani teknisi, terutama jika sumber masalah belum jelas.

  • Suara gemuruh semakin keras dari hari ke hari.
  • Tabung memiliki kelonggaran yang tidak normal.
  • Terlihat kebocoran air dari area bawah tabung.
  • Mesin bergetar sangat kuat meskipun posisi dan beban sudah benar.
  • Tercium bau terbakar.
  • Motor atau bagian penggerak terlihat bermasalah.
  • Perlu membongkar tabung untuk mencapai bearing atau suspensi.

Jika mesin masih dalam masa garansi, sebaiknya periksa ketentuan garansi terlebih dahulu sebelum membuka casing atau mengganti komponen sendiri.

Tips Agar Mesin Cuci Tidak Cepat Berisik

Perawatan sederhana bisa membantu mengurangi beban pada komponen mekanis. Tidak perlu menunggu sampai suara mesin berubah menjadi sangat keras.

  • Gunakan kapasitas sesuai petunjuk mesin. Jangan memenuhi tabung hanya karena masih ada ruang kosong.
  • Ratakan beban cucian. Perhatikan terutama pakaian berukuran besar dan berat.
  • Pastikan kaki mesin stabil. Periksa kembali setelah mesin beberapa kali dipindahkan.
  • Bersihkan filter secara berkala. Ikuti petunjuk khusus untuk model yang digunakan.
  • Periksa saku pakaian. Koin dan benda kecil dapat menjadi sumber masalah yang tidak disangka.
  • Gunakan deterjen sesuai petunjuk. Terlalu banyak deterjen dapat menghasilkan busa berlebih dan tidak selalu berarti cucian menjadi lebih bersih.
  • Jangan abaikan suara baru. Suara yang awalnya kecil bisa menjadi petunjuk awal adanya komponen yang mulai aus.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah mesin cuci Aqua berisik saat memeras pasti rusak?

Belum tentu. Suara keras bisa muncul karena cucian tidak seimbang, posisi mesin tidak rata, atau bodi bersentuhan dengan benda di sekitarnya. Pemeriksaan dasar sebaiknya dilakukan terlebih dahulu.

Kenapa mesin cuci hanya berisik saat spin?

Putaran spin jauh lebih cepat dibandingkan fase pencucian. Karena itu, ketidakseimbangan beban, masalah leveling, bearing, suspensi, atau bagian penggerak biasanya menjadi lebih mudah terdengar pada tahap tersebut.

Apakah bearing rusak bisa diperbaiki?

Umumnya bearing yang sudah aus tidak dipulihkan hanya dengan menambahkan pelumas. Jika memang terbukti rusak, komponen biasanya perlu diganti. Tingkat kesulitan pekerjaan bergantung pada konstruksi model mesin cuci.

Kenapa mesin cuci bergetar setelah dipindahkan?

Posisi kaki mesin mungkin berubah atau permukaan tempat mesin diletakkan tidak rata. Pastikan keempat titik penyangga menapak dengan baik dan mesin tidak mudah bergoyang.

Apakah suara kletek-kletek selalu berarti bearing rusak?

Tidak. Suara seperti itu juga bisa disebabkan benda asing yang masuk ke area tabung atau bagian lain yang longgar. Karakter suara dan kapan suara tersebut muncul perlu diperhatikan sebelum menentukan sumber kerusakannya.

Cara Reset Mesin cuci Hisense Secara Lengkap dan Benar

Kesimpulan

Penyebab mesin cuci Aqua bunyi berisik saat memeras tidak selalu berarti ada komponen mahal yang harus diganti. Masalah sederhana seperti cucian yang menggumpal, posisi mesin tidak rata, kaki yang kurang stabil, atau benda asing justru cukup sering menjadi penyebab.

Jika suara terdengar seperti dengungan kasar yang semakin kuat saat putaran meningkat, pemeriksaan pada bearing dan komponen mekanis lainnya menjadi lebih penting. Sementara suara decitan dapat mengarah pada sistem penggerak tertentu, sedangkan suara benturan berulang sering berkaitan dengan keseimbangan tabung atau suspensi.

Kuncinya adalah jangan langsung menebak. Dengarkan karakter suaranya, perhatikan kapan suara muncul, kemudian mulai pemeriksaan dari penyebab yang paling sederhana. Jika pemeriksaan sudah mengarah ke pembongkaran tabung, bearing, atau bagian yang berhubungan dengan komponen internal yang sulit dijangkau, lebih aman menggunakan bantuan teknisi yang sesuai.

Dengan mengenali tanda-tanda tersebut sejak awal, gangguan kecil bisa ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar. Mesin cuci pun dapat kembali bekerja dengan lebih tenang tanpa harus buru-buru mengganti seluruh unit.

Posting Komentar

Dilarang spam
© ‧ Pemalang Otodidak. All rights reserved. Developed by Jago Desain