Cara Optimasi Adsense Blog

Mendapat penghasilan banyak dari Google Adsense, adalah impian para blogger. Pada artikel ini akan membahas cara Optimasi Google Adsense, khususnya blogger agar mendapat penghasilan lebih besar dari sebelumnya. Silahkan Anda simak sampai habis.

Optimasi Adsense

Setelah kita berhasil menjadi publisher Google Adsense, apakah tugas kita sudah selesai? Kita belum selesai. Sebab, untuk mendapat penghasilan yang fantastis kita perlu mengoptimasi Adsense. Ketika kita sudah berbicara soal penghasilan, maka kegiatan blogging kita sudah bukan lagi asal-asalan atau sekedar hobi. Masih perlu banyak hal yang harus kita lakukan agar penghasilan layak disebut penghasilan, salah satunya dengan mengoptimasi Adsense.

Optimasi Adsense Blog

Membahas cara optimasi Adsense, ada beberapa point yang perlu dibicarakan. Mulai dari Unit iklan; Penempatan iklan; Jenis iklan dan Blokir iklan yang berCPC kecil. Anda perlu mengoptimasi semuanya. Berikut adalah point yang perlu Anda lakukan untuk mengoptimasi Adsense.

Gunakan Unit Iklan Responsif

Unit iklan responsif akan membantu Anda untuk mendapatkan banyak tayangan iklan pada situs. Sehingga berpeluang untuk mendapat jumlah klik yang lebih banyak pula. Selain itu, unit iklan responsif dapat tampil di mana saja, iklan akan otomatis menyesuaikan ukuran layar. Berbeda dengan iklan berukuran tetap yang terkadang ketersediaan jumlah iklannya terbatas.

Namun, saya tidak menyarankan Anda untuk memasang semua unit iklan dengan unit iklan responsif. Karena terkadang unit iklan berukuran tetap juga dibutuhkan, misalnya ukuran 300x600, 320x100.

Penempatan Iklan

Iklan harus ditempatkan ditempat yang berpeluang mendapat sorotan pengunjung situs Anda. Berikut ini tempat yang disarankan:
  • Di bawah header atau di atas judul postingan (320x100/responsif).
  • Di atas paragraf pertama dengan ukuran (320x100).
  • Di bawah artikel dengan ukuran (responsif).
  • Di sidebar dengan ukuran (responsif/300x600)
  • Iklan melayang/stickyAds di bawah layar dengan ukuran css (width: auto;height: 100px)
  • Selebihnya dari itu gunakan iklan otomatis saja.
Selain itu, Anda juga perlu mengontrol iklan yang berCPC rendah, agar iklan murahan itu tidak tampil di situs Anda.

Blokir iklan CPC Rendah

kontrol pemblokiran

Apa alasan memblokir iklan yang berCPC rendah? Karena kita tidak mau kalau kerja keras kita cuman dibayar recehan. Maka dari itu kita perlu memblokir iklan CPC rendah, agar iklan yang CPCnya mahal berpeluang tampil di situs kita.

Berikut keyword iklan yang memiliki CPC rendah yang perlu diblokir melalui Kontrol Pemblokiran di Adsense Anda:
  • Suamiku
  • Bercinta
  • Pesugihan
  • Gaib
  • Ajaib
  • Pelet
  • Santet
  • Dukun
  • Wordpress
  • Blogspot.com
  • 3 Jam
  • 4 Jam
  • 5 Jam
  • Berjamjam
  • CM
  • Bibli
  • Bukalapak
  • Tokopedia

Iklan Berbasis Pengguna

Apakah Anda ingin menampilkan iklan berbasis pengguna, atau sesuai keyword. Iklan berbasis Pengguna memungkinkan Anda mendapat lebih banyak persaingan jenis iklan yang dapat meningkatkan penghasilan. Jika diizinkan, Google Adsense akan menampilkan iklan berdasarkan minat pengguna situs Anda. Tetapi jika pengguna situs Anda memiliki minat yang berkategori murah, maka yang akan tampil adalah iklan CPC kecil (murah).

Jika Anda ingin menargetkan HPK (High Pay Keyword), sebaiknya blokir fitur ini agar iklan yang tayang di situs Anda sesuai dengan keyword. Untuk memblokir fitur Iklan berbasis pengguna. Fitur tersebut ada di; Kontrol pemblokiran > Semua situs > Penayangan iklan.


Bila dipelajari semuanya, ternyata untuk mengoptimasi Adsense sangat ribet. Namun, jika Anda semangat dan konsisten, pasti akan sukses mendapatkan hasil yang optimal. Tetaplah berusaha, jangan menyerah, dan jangan lupa diiringi dengan do'a di setiap usaha.

Demikian artikel tentang Optimasi Google Adsense, semoga bermanfaat untuk Anda semua.